Minggu, 07 Agustus 2016

Rahasia Sukses Bisnin Hijab Modern

Medina Susani Daivina Zein menjadi galat satu hijabers belia yg sukses membentuk bisnis kecantikan. Bagaimana tidak, ia berhasil meraup omzet miliaran rupiah setiap bulan pada usia 24 tahun. Buat meraih seluruh impiannya yakni membentuk klinik kecantikan dan  membesarkan usahanya mirip kini   tentu tak dijalani menggunakan mudah, perlu beberapa strategi pada mengembangkannya.

Pada wawancara eksklusif dengan Wolipop, Medina pun mengembangkan resep sukses menciptakan bisnis kecantikannya. Apa saja?

Penekanan
Mojang Bandung itu menuturkan kunci primer buat bisa mewujudkan virtual artinya berkomitmen serta fokus. "saya dari awal perjuangan berkomitmen saja, awalnya kan hobi terus fokus buat melakukan pekerjaan saya. Jangan sampai ada sesuatu yang buat kita mundur. Wajib  jalan terus apa pun yg terjadi. Banyak insiden yang buat saya berpikir 'sudah ah capek' tapi aku  coba nggak patah semangat buat terus dapatkan apa yang saya mau," papar Medina waktu ditemui secara eksklusif sang Wolipop di sapta Cilandak, Jakarta Selatan.

Kualitas cantik
pada menciptakan usaha kecantikannya, wanita lulusan Jurusan Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budhi Luhur, Bandung itu mengatakan selalu berusaha mengedepankan kualitas. Baginya kualitas produk perawatan kulit miliknya yg diberinama 'Lazeta' nomor  satu.

"Produk kecantikan itu krusial kualitasnya dipertahankan jangan hingga karena bahan baku naik kita turun kualitasnya. Punya klinik jua tempatnya harus nyaman, higienis, membuat orang rileks, karena kita beranjak pada bidang jasa jadi servisnya harus rupawan," tambah anak pertama berasal dua bersaudara itu.

Tren Kebaya Muslim Modern Terbaru

Contoh kebaya pengantin kian mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi, pada tahun ini, tren kebaya nampaknya mulai mengarah pada sesuatu yg modern.
Hal ini diungkapkan sang salah  seorang desainer yg dikenal dengan karya kebayanya, Ferry Sunarto. Ya, perancang mode langganan para figur publik ini mengatakan contoh kebaya ketika ini telah tidak lagi tradisional.

"kini   trennya telah terbaru. Kemarin sempat happening yg contoh model kebaya muslim tradisional, sekarang lebih terbaru. Bukan yg klasik, tetapi ada sesuatu yg baru, lebih internasional," tutur Ferry Sunarto.
Adanya model kebaya yg menunjuk di internasional dirasa Ferry berkat adanya sosial media. Melalui sosial media, ilham kebaya mulai terlihat dimodifikasi. Seperti Ferry Sunarto yang sekarang tengah menggarap kebaya dress atau dressy kebaya.
"ide kebaya kini   menurut aku  telah lebih keren. Orang inginnya tampil lebih outstanding. Buat yg tradisional masih ada peminatnya namun hanya buat akad nikah, di resepsi pernikahan telah terlihat lebih internasional," tambah perancang kostum model kebaya wisuda pernikahan Ben Kasyafani ini.

Kemudian, buat warnanya, Ferry menambahkan mulai bermunculan warna-warna lain yang menjadi primadona, mirip yellow mustard, hijau mint, biru, sampai rose gold. Tetapi, nuansa rona putih permanen digemari oleh rakyat.

Jumat, 03 Juni 2016

Padu Padan Batik Modern Yang Cantik

Juga Sebagai satu buah warisan budaya, kain batik jadi salah satu ketajiran yg dipunyai Indonesia. Lewat proses pembatikan yg panjang & khas, kain yg awalnya tak mempunyai nilai seni, jadi kain yg penuh makna & filosofi.

Tetapi, di kalangan generasi jejaka, batik seolah dinilai "kuno" dikarenakan kerap jadi suatu baju yg mempunyai pakem kuat. diluar itu, kain ini serta dinilai tak mengikuti kepentingan & trend era.

Anggapan ini seolah diruntuhkan, apabila menyaksikan rancangan, motif, & pola yg disajikan dalam busana desain Karina Lucyawati. Perempuan yg akrab disapa Lucyawati ini, telah lama akrab bersama batik.

Ke-2 orang tuanya adalah bakul batik-batik khas Jawa di Kota Bandung. Walaupun awalnya, tak mempunyai keahlian di sektor rancangan ataupun pembatikan, tetapi dirinya amat kagum bersama motif-motif natural yg ditampilkan oleh kain batik.

Beliau pula menyaksikan, kesukaan anak jejaka kala ini kepada batik tetap meningkat, seiring bersama model-model busananya. Tidak mau ketinggalan, beliau serta melakoni business baru dgn jual & terjun serentak dalam merancang busana batik yg diberinya nama Hunian Batik Cipaku.

Design yg dibuatnya, demikian bermacam macam. Sejak Mulai dari rancangan baju yg kasual, semi formal, sampai long dress yg bahkan mampu dikenakan dikala menghadiri pesta.

Umpamanya saja utk model kasual, ia padukan bersama atasan ataupun bawahan yg terkesan "cuek" & lebih kekinian. Dalam balutan design busana blouse Rahajeng, dirinya membuat rancangan pola basic kotak.

Motif Batik Baru telah diperkenalkan

UNESCO memperkenalkan motif batik relief batik hasil karya perajin yg berada di seputaran tiga candi di wilayah Jawa Tengah & DIY. Motif batik relief dgn ciri khas masing-masing candi tersebut adalah salah satu hasil pendampingan UNESCO terhadap puluhan ibu hunian tangga yg berada di seputaran candi Borobudur, Prambanan juga Sonjiwani.

Direktur Kantor UNESCO Jakarta, Dr. Shahbaz Khan menyampaikan, yang merupakan satu-satunya organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yg memiliki mdoel dress batik terbaru http://www.remajaupdate.com/model-dress-batik-muslim-terbaru/ mandate dalam pelestarian budaya, UNESCO memainkan peranan kusus dalam mempromosikan perbuatan kreatifitas manusia & upaya pelestarian bermacam macam warisan budaya di semua penjuru dunia.

“UNESCO tetap mengusahakan demi perlindungan warisan budaya tak bergerak; pelestarian warisan budaya yg hidup; promosi dialog antar budaya, kohesi sosial, & keberagaman,” katanya saat memperkenalkan batik tiga candi ke hadapan public di Tirana House, Yogyakarta, Kamis (2/6/2016).

Sekian Banyak th terakhir, model baju batik terbaru http://www.remajaupdate.com/model-baju-muslim-batik/ pihaknya melaksanakan pendampingant pada warga di seputar candi Borobodur, Prambanan & Sonjiwani. UNESCO sengaja jalankan pendampingan ke warga disekitar candi mengingat potensi pengembangannya yg pass akbar. Candi Borobudur dikunjungi oleh lebih dari 3 juta turis per th, sedangkan Prambanandikunjungi kurang lebih 2 juta turis pertahunnya.

Sejak 2012, mereka laksanakan kajian potensi daerah yg sanggup diangkat jadi product unggulan. Setelah Itu antara 2014 & 2015, berdasarkan hasil dari pemetaan & konsultasi bersama pemangku keperluan lokal, UNESCO bekerja memfasilitasi & menjangkau populasi di sekeliling
Borobudur & Prambanan utk mengembangkan motif batik baru dari dua wilayah tersebut.

UNESCO & warga setempat jalankan diskusi awal & sepakat utk mengembangkan batik yg dapat menunjukan motif relief candi. UNESCO setelah itu bekerjasama erat dgn satu orang perancang motif batikdari Yogyakarta buat membuat model baju batik kerja http://www.remajaupdate.com/model-baju-batik-muslim-untuk-kerja/ desain baru yg sudah diadopsi dari relief-relief Kompleks Candi Borobudur (Candi Pawon & Mendut) & candi- candi disekitar Prambanan (Candi Sojiwan & Ijo).
UNESCO pun memfasilitasi komune dampingan buat berpartisipasi dalam sekian banyak pameran product yg diselenggarakan di wilayah propinsi maupun nasional maka mereka mampu mempromosikan keunggulan produknya. Salah satu upaya kemitraan yg berhasil dilakukan oleh komune dampingan yaitu bersama satu entitas bisnis di Yogyakarta, yakni Tirana House. Tirana House model baju batik pesta http://www.remajaupdate.com/model-baju-batik-muslim-untuk-pesta/ merupakan satu buah butik yg menggabungkan artspace juga sebagai konsepnya.
Administrative and Project Assisten Culture Uni-UNESCO, T Cilik Pamungkas mengemukakan, tiga motif batik sudah dihasilkan di antaranya yakni batik Borobudur, Sonjiwani, & Candi Ijo. Dua komune batik di Borobudur & Prambanan menamakan batik mereka dgn nama Batik Borobudur & Batik Sonjiwani. & motif ke-3 ialah batik Jumputan Sambirejo - Candi Ijo.